[E-um] Satu Orang Sakit,
Sekantor Langsung Ketularan
Oleh Erninta Afryani Sinulingga | detikHealth – 37/03/13
Jakarta, Saat sakit,
sebaiknya jangan memaksakan diri untuk masuk kantor apalagi bila penyakit Anda
mudah menular. Tak hanya menghambat proses penyembuhan, memaksakan diri masuk
kantor saat sakit hanya akan membuat penyakit Anda menular ke seisi kantor.
Jendela kantor yang selalu tertutup lengkap dengan pendingin ruangan, membuat sirkulasi di kantor tidak terlalu baik. Akibatnya, bila satu karyawan menderita flu yang mudah menular, bisa-bisa sekantor langsung ketularan.
Dengan sirkulasi kantor yang buruk, penyakit yang paling sering menular antara lain influenza dan TBC (tuberkulosis), karena memang penularannya sangat mudah melalui udara.
"Bisa jadi karena sirkulasi udara yang disitu-situ saja. Oleh sebab itu, ventilasi harus sering dikontrol. Dan harus tahu juga etika batuk," tutur Dr. dr. Astrid W Sulistomo, SpOk Pakar kesehatan kerja dari Universitas Indonesia, saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (27/3/2013).
Dr Astrid menyarakan saat batuk agar tidak merugikan orang banyak maka usahakan sadar dengan menggunakan masker. Tujuannya agar jangan menyebarkan virus. Jika sudah parah lebih baik istirahat 1 atau 2 hari.
Selain masker, karyawan yang sedang sakit juga sebaiknya selalu membawa sapu tangan atau tisu.
"Dua-duanya baik, tetapi jika pakai sapu tangan jangan disimpan terus-menerus karena kalau digunakan lagi akan menyebarkan virus pada diri sendiri. Kalau pakai tisu juga boleh, tetapi setelah digunakan buanglah pada tempat sampah yang tertutup agar udara tidak membawa virus semakin menyebar. Juga dilarang meludah atau batuk sembarangan," saran Dr Astrid.
Jendela kantor yang selalu tertutup lengkap dengan pendingin ruangan, membuat sirkulasi di kantor tidak terlalu baik. Akibatnya, bila satu karyawan menderita flu yang mudah menular, bisa-bisa sekantor langsung ketularan.
Dengan sirkulasi kantor yang buruk, penyakit yang paling sering menular antara lain influenza dan TBC (tuberkulosis), karena memang penularannya sangat mudah melalui udara.
"Bisa jadi karena sirkulasi udara yang disitu-situ saja. Oleh sebab itu, ventilasi harus sering dikontrol. Dan harus tahu juga etika batuk," tutur Dr. dr. Astrid W Sulistomo, SpOk Pakar kesehatan kerja dari Universitas Indonesia, saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (27/3/2013).
Dr Astrid menyarakan saat batuk agar tidak merugikan orang banyak maka usahakan sadar dengan menggunakan masker. Tujuannya agar jangan menyebarkan virus. Jika sudah parah lebih baik istirahat 1 atau 2 hari.
Selain masker, karyawan yang sedang sakit juga sebaiknya selalu membawa sapu tangan atau tisu.
"Dua-duanya baik, tetapi jika pakai sapu tangan jangan disimpan terus-menerus karena kalau digunakan lagi akan menyebarkan virus pada diri sendiri. Kalau pakai tisu juga boleh, tetapi setelah digunakan buanglah pada tempat sampah yang tertutup agar udara tidak membawa virus semakin menyebar. Juga dilarang meludah atau batuk sembarangan," saran Dr Astrid.










