Senin, 29 April 2013

[S-um]  5  Tanda  Keuangan  Anda  Sudah  Sehat 

Oleh  Liza Scherzer | Yahoo She – 26/03/13

Kita bisa membawa bekal makanan ke kantor setiap hari dan memaksimalkan tabungan pensiun Anda, tapi bagaimana kita tahu apakah kita ada di jalur yang benar dalam kebijakan pengeluaran uang?

Kami berbicara dengan beberapa perencana keuangan terpercaya untuk mengetahui pendapat mereka tentang tolok ukur apa yang dapat digunakan untuk mengukur kesehatan keuangan. Ingat, sangat penting untuk dicatat bahwa situasi yang dialami setiap orang berbeda, dan penerapan rencana keuangan tentunya berbeda juga, bergantung pada usia. Perlu juga dicatat bahwa daftar rencana di bawah ini tidak berarti sudah lengkap. Pasti ada cara lain untuk mengukur kesehatan keuangan. Jangan ragu untuk menambahkan pemikiran Anda sendiri di kolom komentar.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengukur kondisi finansial Anda.

1. Pada usia 40 tahun, Anda telah memiliki harta yang besarnya 1 hingga 3 kali lipat pendapatan tahunan Anda.
Banyak penasihat keuangan menggunakan target berbasis usia untuk menentukan berapa banyak uang yang harus disiapkan karyawan sebelum pensiun. Fidelity Investment merilis pedoman yang menyebutkan bahwa pada usia 35 tahun, karyawan harus memiliki simpanan di tabungan setara dengan gaji tahunan mereka.

Erin Baehr, seorang Perencana Keuangan Bersertifikat di Strusburg, Pa., memaparkan pedoman yang sama. Menurut strategi yang direkomendasikan oleh Alliance of Cambridge Advisors, seseorang dengan usia antara 30 dan 40 berada dalam ‘fase akumulasi awal’ dan kekayaan bersih mereka akan 1 sampai 3 kali lipat pendapatan tahunan mereka.

Pada saat itu, “Anda kemungkinan besar sudah membeli rumah pertama Anda, memiliki kebiasaan menabung yang baik, meminimalkan utang pengeluaran. Anda berada di titik dalam karier Anda untuk mengumpulkan tabungan Anda,” kata Baehr. Ketika jumlah tabungan Anda sudah mencapai tiga kali lipat penghasilan tahunan Anda, Anda berada dalam fase akumulasi cepat. (Perhatikan bahwa kekayaan bersih di sini mencakup harga jual rumah Anda.) 

2. Jika suami/istri Anda juga bekerja, Anda tetap dapat menutupi biaya pengeluaran tetap meski salah satunya berhenti bekerja.
Jika Anda dapat membayar semua biaya tetap Anda - seperti cicilan rumah, tagihan ponsel, pembayaran asuransi, perawatan anak, dll - hanya dengan menggunakan pendapatan Anda atau pasangan Anda, itu artinya kondisi keuangan Anda sangat baik. Pendapatan kedua bisa Anda gunakan untuk biaya sekunder, seperti liburan, makan malam di luar, dan tabungan.

Memang, ketika Anda mulai menata keuangan di usia 20-an dan 30-an, seringkali kedua pasangan bekerja untuk membayar tagihan, sehingga akan lebih sulit untuk menyisihkan pendapatan seseorang untuk tabungan atau biaya yang mungkin dianggap ‘ekstra’, kata Baehr.

3. Gaya hidup Anda dari dulu hingga sekarang tak banyak berubah.
Aturan standar untuk menabung 10 persen dari penghasilan Anda itu bagus tetapi juga memiliki kekurangan, kata Michael Kitces, seorang perencana keungan bersertifikat dan direktur penelitian di Pinnacle Advisory Group di Columbia, Md. Ketika pendapatan Anda terus meningkat, menabung hanya 10 persen dari tabungan Anda “tidak begitu efektif memenuhi tujuan Anda karena standar hidup meningkat dengan cepat dan tabungan Anda tidak bisa mengimbanginya,” katanya.

Misalnya, saat Anda berusia 20 tahun dan gaji Anda Rp2 juta, Anda menabung 10 persen yaitu Rp200 ribu. Kemudian Anda mendapat promosi jabatan di usia 30 tahun dan gaji Anda menjadi Rp10 juta. Jika Anda tetap menggunakan aturan menabung 10 persen, uang yang Anda tabungkan di usia 30 tahun adalah Rp1 juta. Padahal dengan gaji sebesar ini, Anda bisa menabung jauh lebih besar dari hanya 10 persen. 

Hanya saja, biasanya dengan gaji yang bertambah, gaya hidup jadi lebih mahal pula. Maka banyak orang menabung dengan patokan minimal demi bisa menggunakan uangnya untuk biaya hidup. Padahal jika kita mengutamakan menabung, dan menjalani gaya hidup yang tidak banyak berubah dari 10 tahun yang lalu, masa tua kita akan lebih terjamin.

4. Anda hanya memiliki satu cicilan. 
Tentu saja tidak memiliki utang adalah sesuatu yang ideal. Tapi dengan menyicil satu pembayaran tiap bulan, Anda meminimalkan risiko terjebak krisis aliran dana jika Anda terpaksa mengeluarkan biaya tak terduga untuk kesehatan misalnya.

Cara lain adalah dengan membuat tabungan mobil baru. “Sebagian besar orang sukses yang siap pensiun yang saya temui, hampir semua dari mereka memiliki akun mobil baru,” kata Behr. Dengan hal tersebut, alih-alih mencicil mobil baru, Anda menyisihkan sebagian uang ke dalam sebuah tabungan setiap bulannya, sehingga Anda memiliki cukup uang untuk membeli mobil baru ketika Anda membutuhkannya.

5. Anda memberikan setidaknya 5% dari penghasilan Anda untuk amal.
Kegiatan amal menunjukkan hubungan Anda yang sehat dengan kondisi keuangan. Ini berarti Anda memiliki batasan dalam hidup Anda, dalam keuangan Anda, dan Anda tidak hidup dalam kekurangan,” kata Baehr. Ini adalah indikasi yang sama dengan memiliki jumlah tabungan yang besar, tapi “saya merasa bahwa dengan beramal, membantu Anda untuk mengingat bahwa orang lain memiliki kebutuhan lebih besar daripada Anda,” katanya. (gf/ik)

Jumat, 26 April 2013


[E-ce]  6  Profesi  Yang  Mayoritas  Dipilih Wanita 

Oleh  Dona Rema | Wolipop – 04/03/13

Kini semakin banyak wanita yang mandiri dan memilih untuk berkarir ketimbang menjadi ibu rumah tangga saja. Namun ada beberapa profesi tertentu yang mayoritas dipilih oleh mereka, ketimbang pria. Ini bisa terjadi karena perbedaan antara keterampilan dan bakat dari mereka. Lantas, profesi apa sajakah itu? Simak di sini, seperti dikutip dari Mag for Women.

1. Perancang Busana
Tak sedikit wanita yang 'gila' dengan fashion. Untuk dapat terus dekat dengan apa yang diminati tersebut, maka banyak wanita yang memilih untuk berpofesi sebagai perancang busana. Sebab, agar bisa sukses berkarir di dunia mode, memiliki minat yang besar terhadap fashion merupakan suatu keharusan.

2. Sekretaris
Sekretaris selalu dianggap dan dipandang sebagai salah satu profesi yang bersifat feminin. Tak heran bila profesi tersebut selalu digeluti oleh wanita karena mereka lebih bisa multitasking ketimbang pria.

3. Desainer Interior
Tugas dari seorang desainer interior adalah mendesain tampilan interior rumah, kantor dan bangunan lainnya. Dan kebanyakan wanita memiliki selera estetika yang jauh lebih baik ketimbang pria. Maka dari itu banyak wanita yang menggeluti bidang ini.

4. Dokter
Fakta membuktikan bahwa mayoritas wanita memilih belajar mengenai ilmu kedokteran. Karena itulah kebanyakan dokter umum dan perawat didominasi wanita. Sebab lebih banyak pria memilih untuk menggeluti dunia engineering.

5. Sumber Daya Manusia
Intuisi dan persepsi wanita dikatakan lebih kuat daripada pria. Mereka lebih mampu mengidentifikasi mana di antara calon karyawan yang akan menjadi aset bagi perusahaan. Tak hanya itu saja, mereka juga memiliki keterampilan sosial yang lebih baik karena pandai berinteraksi dengan orang-orang. Pekerjaan ini sudah jelas tepat untuk kaum wanita.

6. Guru
Wanita memiliki naluri keibuan alami yang membuat mereka bisa dekat dengan anak-anak. Oleh karena itu, berprofesi sebagai guru sebagian besar dikuasai oleh wanita.
(rma/rma)

Rabu, 24 April 2013


[H-um] “A  Rush  Of  Blood  To  The  Head” Coldplay  Jadi  Album  Terfavorit  Sepanjang  Masa

Oleh  detikNews – 02/04/13

Album kedua Coldplay 'A Rush of Blood to the Head' mencapai suksesnya saat dirilis pada 2002 lalu. Pencapaian tersebut pun membuat radio nasional besar di Inggris, BBC Radio menobatkannya sebagai album terfavorit. 

Album tersebut mengalahkan album-album milik legenda musik dunia seperti Duran Duran, Pink Flyod, The Rolling Stones dan The Beatles. 

"Musisi seperti Coldplay dan Dido adalah musisi yang mempunyai lagu dengan pendengar dan label terbaik di jajaran Top 10," ujar Kepala Program dari BBC Radio, Jeff Smith seperti dilansir Billboard, Selasa (2/4/2013).

"Bersama dengan musisi legendaris dari Rolling Stones dan The Beatles yang juga tidak tersaingi selama bertahun-tahun," sambungnya.

Jeff menjelaskan, penilaian dimulai sejak era 50-an mulai zaman Frank Sinatra berkibar.

"BBC Radio 2 menilai dari zaman Sinatra di era 50-an sampai dengan Emeli Sande yang muncul tahun lalu. Berbagai era dan genre menunjukkan luasnya kebijakan musik di radio ini," jelasnya

Inilah daftar 10 album terfavorit sepanjang masa oleh BBC Radio 2:

1. Coldplay - A Rush of Blood to the Head (2002)

2. Keane - Hopes and Fears (2004)

3. Duran Duran - Rio (1982)

4. Pink Floyd - The Dark Side of the Moon (1973)

5. Dido - No Angel (1999)

6. The Rolling Stones - Sticky Fingers (1971)

7. The Pet Shop Boys - Actually (1987)

8. The Beatles - Sgt Pepper’s Lonely Hearts Club Band (1967)

9. U2 - The Joshua Tree (1987)

10. Queen - A Night at the Opera (1975)

(fk/mmu)

Selasa, 23 April 2013


[S-um]  Mengontrol  Pengeluaran  Bulanan 

Oleh  Good Housekeeping | ghiboo.com – 27/03/13 

Ghiboo.com - Kondisi keuangan Anda kacau balau?

Berikut tip mengontrol pengeluaran ala Farah Dini Novita, BA(Hons), RFA, Konsultan Keuangan dari Fin-Ally Consulting Jakarta.

1. Tentukan tujuan keuangan yang ingin Anda capai.

2. Catat semua kebutuhan (rutin dan non rutin). Hitung berapa kebutuhan untuk tujuan keuangan Anda dan berapa yang harus disisihkan setiap bulan.

3. Disiplin pada saat menerima penghasilan. Sisihkan dana untuk menabung dan berinvestasi baru pengeluaran lainnya.

4. Cek dimana pengeluaran bocor halus Anda setiap bulannya. Siapkan pos khusus di amplop untuk pengeluaran tersebut, sehingga tidak mengambil dari pos lainnya apabila dana di amplop sudah habis.

5. Pisahkan rekening untuk pengeluaran harian dan tabungan. (ins)

(Good Housekeeping Indonesia edisi Desember 2012) -maaf, seharusnya dirilis untuk hari Senin 22/04/13 namun karena satu dan lain hal, terpaksa mundur. red.


Jumat, 19 April 2013


[E-um]  Teman  Di Kantor  Punya  3  Manfaat Untuk  Karir  Anda  

Oleh  Aurelia Nelly | Kabar24 – 01/11/12

Anda boleh saja berpikir tidak perlu teman dalam bekerja karena Anda terbiasa bekerja sendiri. Namun, kenyataannya, memiliki teman yang bisa diandalkan di kantor juga turut mempengaruhi jalan karir Anda.
Berikut keuntungan berteman dengan rekan kerja Anda.
1.      Makin Produktif
Tanpa Anda sadari, memiliki teman di kantor meningkatkan produktifitas Anda dalam bekerja. Anda memiliki seseorang untuk saling mendukung dan bekerja sama memperoleh hasil maksimal.  Jadi, jangan ragu sesekali meluangkan waktu berkumpul bersama dengan rekan kerja Anda.

2.     Makin Dilibatkan
Pertemanan dapat membangun kepercayaan pada seseorang untuk terlibat dalam sebuah proyek pekerjaan. Jika Anda ingin memiliki pengetahuan lebih, maka jangan ragu untuk membangun pertemanan dan perlihatkan kemampuan Anda sehingga pantas mendapat kepercayaan untuk bekeeja sama.

3.     Makin Pandai Berkomunikasi
Terbiasa berbicara dengan banyak orang melatih kemampuan berkomunikasi Anda. Saat Anda presentasi, Anda akan tampil lebih percaya diri jika tampil di hadapan teman-teman Anda dibandingkan orang asing. Selain itu, konsentrasi mereka yang memiliki teman lebih baik, sikap lebih terjaga, dan memiliki kepercayaan satu sama lain. (Savvy/Kabar24/nel)

Rabu, 17 April 2013


[H-um]  Museum  ABBA  Dibuka  Bulan  Mei  

Oleh  BBCIndonesia.com | detikNews – 29/03/13

Indonesia - BBC - Uniknya, kurator museum ini adalah mantan penata gaya ABBA sungguhan. 

Bulan Mei tahun ini museum yang memamerkan seluruh barang kenangan yang menggambarkan masa kejayaan grup band legendaris asal Swedia, ABBA, akan mulai dibuka.

Pertunjukan utama di museum itu nantinya adalah menyediakan panggung untuk lima orang, empat bagi personel asli ABBA dan satu pengunjung.

"Kita memasuki arena dimana nanti tiap pengunjung dapat merasakan untuk sesaat bagaimana rasanya menjadi anggota kelima ABBA," kata direktur pelaksana museum ini, Mattias Hansson, seperti diceritakan wartawan BBC Maddy Savage yang mengunjungi lokasi museum di Pulau Djurgarden arah selatan ibukota Stockholm.

Para penggemar juga dapat melihat penampilan panggung tersebut secara langsung di internet kemudian mengunggahnya ke situs sosial media yang mereka pakai untuk dipamerkan pada teman atau kerabat.

Secara virtual busana-busana panggung khas ABBA yang gemerlapan dan berpotongan lebar bisa dicoba dengan bantuan teknologi layar hijau.

Tetapi sampai hari ini, lokasi museum masih penuh suara bising pekerja dan teknisi yang menyiapkan pembangunannya.

"Dalam beberapa pekan lagi Anda sudah bisa melihat band tampil dalam bentuk hologram ukuran orang sungguhan dan Anda bisa ikut manggung menyanyi dan berdansa bersama mereka," janji Hansson.

Artefak sebelum mati

Tim Jonas Celsing Arkitektkontor di Swedia menggarap rancangan museum ini.

Abba telah menjual hampir 400 juta album di seluruh dunia sementara film yang menampilkan lagu-lagu hit-nya, berjudul Mamma Mia!, disebut sebagai film paling sukses sepanjang waktu. Hampir 50 juta orang menonton film itu.

Iklan gencar juga dibuat pemerintah setempat untuk menyambut berdirinya museum ini, termasuk dengan berbagai umbul-umbul dan televisi layar lebar untuk menarik para pendatang yang baru mendarat di bandar udara Arlanda.

Pemerintah setempat sudah lama punya rencana membangun museum tentang band yang digemari di seluruh dunia ini namun justru anggota ABBA sendiri yang ragu-ragu menerima ide itu.

Salah satu personel, Bjorn Ulvaeus, mengatakan ogah jadi artefak museum sebelum mati.

Tapi kini museum ini didukung penuh personel ABBA, bahkan Ulvaeus memberikan arahan tiap hari kepada sekitar 50 staf yang menyiapkan sentuhan akhir bangunan ini.

Satu sentuhan lain yang cukup unik adalah keterlibatan Ingmarie Halling sebagai kurator museum ini, dimana sebelumnya ia adalah penata gaya bagi ABBA.

Senin, 15 April 2013


[S-um]  Hindari  5  Hal  Bodoh  Ini  Agar Terbebas  Dari  Lilitan  Utang

Oleh  Liputan6 – 04/02/13

Liputan6.com, Jakarta : Jika Anda tengah berjuang dengan utang yang menumpuk, kenyataannya Anda tidak sendiri. Bahkan seolah-olah seluruh bangsa di dunia terbebani dengan utang atau pinjaman.
Selama bertahun-tahun, kemudahan pemberian kredit membuat banyak orang menjadi terlena. Namun, kita sekarang hidup di era penghematan dan saatnya untuk membuat urusan kita lebih tertata, dengan menghindari hal terkait utang yang justru membuat Anda makin terbebani.
Saran dari para ahli adalah Anda harus memastikan tidak membuat situasi Anda lebih buruk dengan membuat kesalahan umum.
Berikut lima kesalahan strategi terkait utang yang harus Anda hindari, seperti dilansir situs howlifeworks, Senin (4/2/2013).
1. Keputusan pembayaran minimum atas utang Anda.
Langkah ini justru akan mengakibatkan jumlah utang Anda terus naik, dan masalah Anda hanya akan menjadi lebih buruk.
2. Mengandalkan pinjaman dari teman atau keluarga dekat.
Langkah ini dapat merusak hubungan dengan orang-orang yang paling penting dalam hidup Anda.
3. Meminta bantuan dari oknum konselor.
Kredit konselor atas permintaan uang muka atau bantuan akan pengenaan fee yang tinggi, namun kenyataannya mereka tidak menyetujuinya.
4. Menggunakan pinjaman baru berbunga tinggi untuk melunasi pinjaman berbunga rendah sebelumnya
Langkah ini memang akan membuat Anda lebih mudah untuk hanya memiliki satu pembayaran. Kenyataannya, langkah ini sebenarnya akan meningkatkan jumlah yang Anda harus membayar kembali.
5. Menyatakan kebangkrutan
Hal ini dapat memiliki konsekuensi permanen dan bahaya pada masa depan keuangan Anda.  Hindari pernyataan kebangkrutan jika Anda bisa, terutama ketika penyelesaian utang masih bisa menjadi solusi bagi Anda. (Nur/Ndw)

Jumat, 12 April 2013


[E-um]  Tentukan  Gaji  Sendiri  Saat  Melamar  Kerja 

Oleh  Marmi Panti Hidayah | Yahoo!SHE – 07/09/12

Ketika melamar kerja, kandidat karyawan akan menghadapi sesi wawancara. Ini bagian yang sangat menentukan, apakah bisa diterima atau tidak setelah mengetahui standar kualifikasinya. Negosiasi gaji ada pada sesi ini. Apa yang mesti dilakukan? 

“Dalam proses wawancara, perusahaan akan mencari orang paling tepat atau paling mendekati sesuai ‘kebutuhan’ perusahaan. Seseorang diterima atau tidak bukan karena bodoh atau tidak bodoh, mampu atau tidak mampu. Paling utama adalah kandidat tersebut tepat atau tidak dengan kebutuhan perusahaan,” kata Ami Siamsidar, Konsultan Psikologi Senior pada Dr Sarlito & Co. Bisa jadi, ada kandidat sangat cerdas atau memiliki kemampuan lebih, tapi justru tidak diterima lantaran melebihi kualifikasi perusahaan. 

Permintaan besarnya gaji juga menjadi pertimbangan apakah kandidat ini tepat atau tidak. “Sebab selain disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, penerimaan tenaga kerja juga disesuaikan dengan kemampuan perusahaan,” kata Ami.

Pembicaraan besaran gaji biasanya dilakukan di akhir wawancara. “Di sini biasanya perusahaan akan menanyakan gaji yang diminta kandidat. Tapi bisa juga luput dari pertanyaan. Atau, justru itu trik untuk tidak ditanyakan akibat saking tertariknya atau sebaliknya, tidak tertarik pada kandidat,” jelasnya. 

Perihal gaji ini, kandidat boleh saja menanyakan langsung mengenai plafon perusahaan, kira-kira berapa imbalan yang akan diterimanya jika sudah bekerja. “Dengan bahasa standar, pertanyaan tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan bagi pewawancara. Jadi wajar saja menanyakan standardisasi gaji perusahaan,” katanya.

Justru dengan bertanya demikian, kandidat akan mudah mempertimbangkan nilai gaji yang diinginkan. Idealnya, lanjut Ami, seorang kandidat (berpengalaman kerja) telah memiliki standardisasi gaji. Semua dipertimbangkan sesuai kemampuan kerja dan referensi yang dimiliki, hingga bisa menentukan berapa minimal gaji yang seharusnya didapat. 

“Kita harus punya kisaran gaji kira-kira berapa, dan bermainlah dalam kisaran tersebut. Jangan berspekulasi dan mencoba-coba menyampaikan permintaan gaji di atas atau di bawah kisaran,” ujar psikolog yang juga aktivis LSM ini.

Menurut Ami, menentukan standar gaji bagi diri sendiri adalah lebih realistis dibanding berspekulasi atau bermain-main dengan nilai. Ukur besarnya gaji yang diminta sesuai kemampuan kerja. Jangan sembarang menetapkan nilai, tapi sampaikan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan pribadi: kemampuan kerja,  referensinya bagaimana, dengan memperbandingkan dari sejumlah informasi. “Itu jauh lebih mudah diterima,” tandasnya.

Kembali lagi, yang paling aman adalah menanyakan bujet yang ditawarkan untuk jabatan yang dilamar. “Di situ kita bisa melihat apakah ancer-ancer yang sudah kita persiapkan jauh di bawah standar atau di atas standar. Jadi kita bisa tahu peluangnya,” jelas Ami.

Dalam menyampaikan gaji sesuai keinginan, kita juga harus mempertimbangkan kebutuhan kita untuk transportasi dan uang makan. Berapa jumlah yang dibutuhkan di luar gaji pokok?

Untuk itu, Ami menuturkan, saat ada panggilan wawancara, segera perhitungkan ongkos transportasi dan makan. Jangan sampai salah hitung hingga belakangan baru kaget gajinya terlalu kecil, lalu baru sebulan memilih mundur. 

“Itu tidak fair, karena perusahaan mencari tenaga dengan harapan bisa mendapatkan tenaga kerja jangka panjang,” jelasnya. 

Selain besaran gaji, bisa juga ditanya dengan rileks soal tunjangan yang bakal didapat selama bekerja. Misalkan, tunjangan kesehatan. Untuk permintaan tunjangan ini, kandidat berpengalaman kerja bisa bercermin dari perusahaan sebelumnya. Sebaliknya bagi yang belum perpengalaman, bisa tanya-tanya dulu soal poin-poin tunjangan yang biasanya diberikan perusahaan tersebut apa saja. 

“Jangan dipukul rata semua perusahaan bisa memberikan tunjangan-tunjangan demikian,” katanya.

Terkait permintaan gaji dan tunjangan ini, Kepala BSI Career Center, Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Heri Kuswara berpendapat, kandidat belum berpengalaman sebaiknya tidak menyampaikan nilai gaji yang diminta.

“Fresh graduate tidak puya nilai jual. Sebesar apapun kompetensinya, tetap saja belum pernah diimplementasikan di dunia kerja. Belum pernah diketahui berapa besar kontribusinya di dunia kerja. Jadi jangan sampai menyampaikan nilai gaji yang dinginkan,” kata Heri Kuswara.

Lalu bagaimana jika ada pertanyaan berapa gaji yang diminta? “Jawab saja: Saya yakin perusahaan akan memberikan yang terbaik kepada saya ketika saya memberikan kontribusi terbaik pada perusahaan,” ujar dosen di BSI ini.

Tetapi biasanya di sini kandidat terjebak karena dipaksa menyebutkan nilai gaji. Di sinilah kandidat perlu mengetahui standardisasi gaji di daerah. Misalnya untuk lulusan SMA di Jabodetabek Rp 1,3 juta ke atas (sesuai UMP), D-3 Rp 1,5 juta ke atas, dan S-1 adalah Rp 1,8 juta ke atas. “Boleh sebut angka minimum atau lebih sedikit di atasnya,” kata dosen yang mengelola lembaga persiapan dan penempatan karier mahasiswa/alumni Kampus BSI.

Kandidat juga perlu memahami profile company perusahaan, karena ada perusahaan yang memang memberikan gajitinggi dan ada yang memang standar gajinya kecil.

Rabu, 10 April 2013


[H-um]  Album  Terkenal  Pink  Floyd  Akan Dipentaskan  

Oleh  BBCIndonesia.com | detikNews – 30/03/13


Indonesia - BBC - Peringatan 40 tahun peluncuran album terkenal grup band legendaris Pink Floyd, yaitu Dark Side of The Moon, akan dimeriahkan pemutaran drama radio bertema album tersebut, yang melibatkan dramawan terkenal Sir Tom Stoppard.

Drama radio, yang akan disiarkan BBC Radio 2, pada Agustus 2013 nanti akan menggabungkan antara musik dan drama.

David Gilmour, salah-seorang personil Pink Floyd, yang telah melihat naskah drama radio karya Tom Stoppard, menyebutnya "sungguh menarik".

Vokalis dan gitaris grup band asal Inggris ini juga mengatakan, tidak ingin menunggu terlalu lama untuk mendengar drama radio tersebut.

Menurut BBC, para penggemar Pink Floyd telah melakukan pendekatan terhadap dramawan dan penuli naskah drama, Tom Stoppard, agar dia bersedia menulis naskah drama berdasarkan album yang dirilis pada 1973 itu.

Terjual 50 juta copy
Stoppard, yang kini berusia 75 tahun itu, tidak menolak ajakan tersebut, tetapi awalnya dia mengaku "tidak tahu bagaimana menuliskannya". 

Selama ini, Sir Tom Stoppard merupakan dramawan terkenal, yang beberapa karya terkenalnya yaitu The Real Thing, dan Arcadia, telah meraih berbagai penghargaan.

Dia juga berhasil meraih penghargaan Oscar pada 1999 untuk skenarionya di film Shakespeare in Love.

Sementara, album The Dark Side of The Moon dirilis pada 24 Maret 1973, yang menurut para pengamat, telah mengangkat nama Pink Floyd ke jajaran elit musik dunia.

Album ini juga menduduki peringkat pertama di AS dan bertahan selama 741 minggu di Billboard antara 1973 dan 1988, serta terjual sampai 50 juta copy. 

Senin, 08 April 2013


[S-ce]  Wanita  Harus  Melek  Finansial  

Oleh  Fitria Noeriman – QM Financial | Yahoo!SHE – 14/03/13

Jumat minggu lalu, saya diundang ke suatu perusahaan untuk berbagi tentang financial planning, dan seluruh pesertanya adalah perempuan. Maksud acara hari itu adalah untuk merayakan International Women’s Day. Selalu seru saat berbagi tentang perencanaan keuangan di antara para perempuan.

Apabila dikaitkan dengan bidang pekerjaan saya saat ini yaitu perencana keuangan, saya selalu ingin membagi pengetahuan yang belum seberapa ini untuk perempuan di luar sana sebanyak mungkin, karena saya masih sering menjumpai para perempuan yang menumpukan seluruh tanggung jawab keuangannya kepada pasangannya. 

Maksud tanggung jawab keuangan di sini bukan hanya tugas mencari nafkah, namun juga tanggung jawab mengelola keuangan keluarga. Banyak perempuan yang masih antipati, malas belajar, dan beranggapan bahwa urusan uang menjadi urusan suami. Duh, rasanya sayang sekali. Padahal saya percaya perempuan memiliki banyak kemampuan,  asalkan diasah pasti bisa!

Dulu saya pernah sangat tidak mengerti dengan ilmu dan cara mengelola uang. Rasanya dulu sih biasa saja, tidak ada yang salah. Prinsip yang saya pegang tentang ilmu mengatur uang adalah, “Gampang. Cari uang, belanjakan, habiskan, dan kalau ada sisa bisa ditabung”. Pasangan saya pun melakukan hal yang sama. 

Saat memasuki jenjang pernikahan, tidak ada perbaikan, tidak ada pula yang bisa menjadi panutan soal keuangan ini. Kami menjalankan semuanya santai saja. Sampai akhirnya saya beruntung bisa bekerja di salah satu perusahaan perencana keuangan yaitu QM Financial. Barulah saya tersadar, ternyata financial behavior saya benar-benar berantakan selama ini. 

Lingkungan ternyata sangat mempengaruhi kita dalam bertindak. Sejak saya bekerja di perusahaan perencana keuangan, teman sekantor dan atasan selalu memberikan aura positif untuk berubah menjadi lebih baik dalam hal keuangan. Dari awalnya buta finansial, perlahan tapi pasti kondisi keuangan berubah, dan pengetahuan tentang berbagai produk investasi pun terus bertambah. Memang benar, di mana ada niat pasti ada jalan.

Pernah suatu hari sekitar 3 tahun yang lalu, saya berjumpa dengan seorang perempuan muda yang baru saja menikah. Dia mengeluh, mengapa sang suami tidak memberikan seluruh gaji bulanan kepadanya. Padahal itulah salah satu hal yang dimimpikannya saat menikah. Kemudian saya tanya, sekarang kondisi keuangan diri sendiri bagaimana? Ternyata dia hobi belanja, hutangnya banyak, borosnya parah. Wah, jawabannya ada pada dirinya sendiri. 

Kemudian saya sampaikan perumpamaan ini, “Misalkan Anda memiliki seorang supir, namun dia hobi menabrakkan mobil, apakah Anda masih mau memberikan kepercayaan kepadanya untuk membawa mobil?” Dia menjawab tidak. Nah, perumpamaan itu mirip dengan kondisi Anda saat ini. Suami tentu tidak mempercayakan gajinya 100% kepada sang istri, karena dia melihat istrinya tidak dapat mengatur uangnya sendiri. Perempuan muda ini kemudian senyum-senyum dan berkata, “Iya juga ya, Mbak. Ehm, jadi saya harus berubah?" Iya dong!

Mungkin sepenggal cerita di atas kelihatan sepele, namun kita seringkali tidak pernah bisa menilai kondisi keuangan diri sendiri dengan obyektif. Harus mendengarkan orang lain terlebih dahulu sebelum akhirnya tersadarkan. Mudah-mudahan tulisan singkat ini, bisa sedikit menggugah para pembaca perempuan untuk bisa menjadi lebih baik dalam hal keuangan. 

Mulai dari diri sendiri dengan cara membaca lebih banyak, cari informasi mengenai produk keuangan dan investasi, berbagi dengan banyak orang. Itu yang saya lakukan selama bertahun-tahun ini. Dengan berbagi, seringkali saya mendapatkan ilmu baru, karena setiap orang yang ditemui memiliki pengalaman keuangan yang berbeda.

Selamat Hari Perempuan! Mari menjadi perempuan yang melek finansial.

Jumat, 05 April 2013


[E-um]  Jadi  Karyawan  Atau  Buka  Usaha  Sendiri ? 

Oleh  Marmi Panti Hidayah | Yahoo!SHE – 28/03/13

Ada dua pilihan profesi untuk sandaran hidup masa depan: menjadi karyawan atau berwirausaha. Bagaimana menentukan pilihan yang lebih tepat untuk kita?

Konsultan Karir di Bina Sarana Informatika Heri Kuswara mengatakan, sejak kuliah di semester pertama mahasiswa harus sudah menentukan pilihan profesi: bekerja atau berwirausaha. Dilihat dari teori perjalanan karier, ujarnya, usia ideal mengambil keputusan profesi di bidang tertentu adalah 18 tahun. Keputusan inilah yang akan melatari bidang kompetensi yang akan didalami selama masa perkuliahan. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada tiga tahapan penting dalam perjalanan karier seseorang. Pertama adalah tahapan karier fantasi untuk anak usia 0-12 tahun. Di usia ini, cita-cita anak cenderung berubah-ubah, sesuai situasi, kondisi, berdasarkan interaksi dan apa yang dia lihat. 

Kedua adalah tahap perencanaan karier tentatif yang terjadi di kisaran usia 12-18 tahun. Di tahap ini seseorang sudah mulai memilah-milah profesi. “Misalnya dia ingin menjadi wartawan, tetapi kemudian mempertimbangkan risiko pekerjaan tersebut. Setelah mempertimbangkannya, ia ganti memilih profesi lain,” jelasnya.

Ketiga adalah tahap karir realistis. Di usia 18 tahun, tepatnya pada semester awal kuliah, setiap mahasiswa harus memasuki tahapan karir realistis. Idealnya mereka tidak lagi memilah-milah, tapi sudah memilih profesi yang sesuai minat dan didukung kompetensi. 

Artinya bila dia memilih menjadi seorang akuntan, maka minat tersebut harus didukung latar belakang keilmuan di bidang akuntansi.

Jika pilihannya adalah menjadi karyawan di sebuah perusahaan, maka mahasiswa perlu memiliki perencanaan karier jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Misalnya:

- Perencanaan karir jangka pendek (0-2 tahun) harus ada target menguasai/memahami ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki atau didalami. 
- Jangka menengah (2-5 tahun) targetnya adalah mengasah kemampuan yang dimiliki. 
- Jangka panjang (5 tahun ke atas) targetnya adalah memiliki keahlian dan pengalaman di bidang tersebut.

Sebaliknya, jika ingin menjadi pebisnis atau berwirausaha, berikut yang mesti dipersiapkan:
1. Sejak awal kuliah, kita harus belajar belajar bagaimana membuat perencanaan bisnis (business plan) yang baik.

2. Harus banyak bergaul dan berinterakasi dengan orang-orang di dunia usaha. Tujuannya supaya bisa masuk ke lingkungan dunia usaha.

3. Harus banyak mencari inspirasi dari success story (kisah sukses) para wirausahawan.

4. Bisnis sifatnya fluktuatif, ada masa naik dan turun. Agar kita bisa tetap menikmati bisnis di tengah situasi yang fluktuatif, maka pilihlah bisnis yang diminati, disukai, menjadi hobi, dan kita memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Selanjutnya, pilihan ada di tangan Anda.

Rabu, 03 April 2013


[H-um]  Adele  dan  Robbie  William  Duet  Di  Album  Baru 

Oleh  JPNN – 25/03/13

ADELE, pemenang Grammy dan Brit Award ini setuju  bernyanyi duet bersama Robbie William untuk terbaru yang bertemakan Swing. Persetujuan Adele membuat Robbie senang, karena sebelumnya Adele sudah banyak menolak tawaran duet dari penyanyi lainnya.

Dilansir laman The Sun minggu ( 24/3), Adele melalui manajemennya juga mengaku senang bisa berkolaborasi dengan penyanyi lagu When You"re Winning. Sebelumnya Robbie juga berkolaborasi dengan Rupert Everett dan Jane Harrock. Robbie juga pernah mengeluarkan hits saat duet bersama Kylie Minogue untuk lagu 2000 Hit Kids dan juga duet bersama Nicole Kidman untuk lagu Something Stupid.

"Saya tidak akan pernah berduet dengan penyanyi lain untuk sebuah single, saya senang bernyanyi duet live daripada berduet untuk sebuah album atau single.Tetapi jika saya akan berduet juga dengan penyanyi lain untuk sebuah album maka saya akan memilih Robbie William kapan saja," kata Adele.

Sebuah sumber mengatakan Adele menerima tawaran Robbie karena mereka berteman baik dan memiliki ide yang sama dala bermusik. Meski sudah setuju untuk berkolaborasi, namun belum diumumkan lagu apa yang akan mereka rekam untuk single perdana duet mereka.(fny/jpnn)

Senin, 01 April 2013

[S-um]  4  Langkah  Terbebas  Dari  Utang 

Oleh  Angela Colley | Yahoo She – 2012

Melunasi utang atau kredit merupakan resolusi Tahun Baru yang populer. Jika Anda berjanji melunasi utang Anda dan memulai hidup dengan keuangan yang lebih seimbang tahun ini, mari perhatikan cara-cara berikut:

1. Bikin daftar
Langkah awalnya, kumpulkan semua tagihan Anda seperti laporan kartu kredit saat ini, kredit mobil, dan KPR. Kumpulkan juga semua dokumen (baik online maupun fisik) yang mengandung informasi mengenai apa saja utang Anda. Bila perlu, hubungi pemberi pinjaman dan tanya lengkap mengenai utang Anda.

Sekarang buatlah semuanya menjadi satu: daftar semua utang Anda, bersama dengan pembayaran minimumnya.

2. Pilih prioritas
Setelah membuat daftar utang Anda, pilih salah satu dan fokuskan untuk dilunasi. Ada dua patokan: Anda bisa memilih utang dengan bunga tertinggi, atau utang dengan jumlah terkecil.

Secara matematis, membayar utang berbunga tertinggi adalah yang paling masuk akal. Namun secara motivasi, berfokus pada utang yang terkecil membuat utang Anda lunas dengan cepat, sehingga membuat Anda bersemangat melunasi utang yang lain.

Apa pun metode yang Anda gunakan, pilihlah sebuah utang dan segera lunasi. Bayarlah cicilan minimum pada semua utang lainnya, namun sebanyak yang Anda bisa targetkan. Dalam bukunya yang berjudul “Life or Debt”, Stacy merekomendasikan Anda menyisihkan 10 persen pendapatan bulanan Anda sebagai "pelunas utang."

Dari mana Anda bisa mendapatkan uang ekstra untuk Anda jadikan sebagai pelunas utang? Dengan melakukan pengecekan pengeluaran Anda dan menyisihkan setiap sen yang mungkin dari anggaran Anda. Kunjungi situs seperti PowerWallet untuk secara otomatis melacak pengeluaran.

3. Gunakan metode bola salju
Setelah melunasi utang pertama, berfokuslah pada utang berikutnya dalam daftar. Untuk utang No 2 ini, bayarlah sejumlah cicilan minimum + cicilan minimum dari utang No. 1 + pembayaran "pelunas utang" Anda. Setelah utang No 2 lunas, lunasi utang No 3: cicilan minimum + jumlah cicilan utang No 1 dan No 2 yang lama + uang "pelunas utang" Anda.

Menambahkan jumlah cicilan utang yang lama ke dalam cicilan utang yang tersisa disebut membuat bola salju, dan itu adalah cara yang bagus untuk melunasi utang. Karena Anda terbiasa membayar utang sejumlah tersebut, namun kini utang pertama tersebut telah lunas, tetap keluarkan sejumlah uang yang sama namun untuk membayar utang ke-2, dan seterusnya.

Kemudian jika Anda bisa menyisihkan "pelunas utang" hingga setara 10 persen dari penghasilan Anda, maka dengan menggunakan metode bola salju Anda bisa melunasi setiap utang yang Anda miliki, termasuk KPR, paling lama 10 tahun.

4. Mencari uang tambahan
Apakah Anda merasa tidak memiliki uang ekstra untuk dijadikan “pelunas utang”? Setelah Anda mulai melacak pengeluaran, Anda mungkin akan terkejut.

Berencana mendapatkan tubuh yang langsing tahun ini? Batalkan keanggotaan gym Anda dan lakukan jogging, atau sewa video latihan untuk berolaraga di rumah. DTarif keanggotaan gym rata-rata sebesar Rp450 ribu per bulan. Jika uang tersebut Anda alokasikan untuk membayar utang selama enam bulan, maka utang Anda akan terlunasi hingga Rp2,7 juta.

Sering perawatan di salon? Coba beli masker rambut dan kerjakan sendiri, atau minta teman Anda untuk memakaikan kuteks ke kuku Anda daripada manicure-pedicure di salon.

Simpulannya - dengan membuat anggaran yang disebut "pelunas utang" dan menerapkan pembayaran utang dengan metode bola salju, Anda akan tetap termotivasi dan membuat utang Anda lunas.