[H-um] In Memoriam
A. Rafiq
Oleh Irfan Fikri | Cek Ricek – 20/01/13
Jakarta, C&R Digital - Mungkin tak banyak yang tahu bahwa laguPandangan
Pertama yang dinyanyikan
Slank pada 1990-an bukanlah lagunya sendiri. Lagu itu adalah ciptaan dan pernah
dinyanyikan penyanyi A Rafiq dan popular pada dasawarsa 1970-an. Dan sang
pencipta lagu tersebut kini pun telah berpulang ke Penciptanya.
Ucapan belasungkawa banyak diterima keluarga Ahmad Rafiq
atau yang akrab disapa A Rafiq. Saudara, sahabat dan para penggemar ramai
mendatangi rumah duka di kawasan Depok, Jawa Barat. Pun didunia maya, lewat
jejaring sosial, banyak orang merasa kehilangan salahsatu maestro musik negeri
ini A Rafiq mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (19/1) sore, di Rumah
Sakit Medistra Jakarta. Sang penyanyi yang Berjaya pada dasawarsa 1970-an ini
meninggal dunia akibat komplikasi jantung dan diabetes.
Rafiq muda sudah menyimpan keinginan kuat untuk menjadi
seorang aktor. Untuk mewujudkan mimpinya menjadi aktor, laki berdarah India
Pakistan kelahiran Semarang (Jawa Tengah), 5 Maret 1948 hijrah ke Jakarta untuk
menempuh pendidikan akting di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ) yang
sekarang berubah menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Pada 1976 ia selesai
kuliah dan sempat mengajar akting di almamaternya, IKJ.
Kesempatan untuk berakting di film datang pada 1971 ketika
ia bermain dalam Si Gondrong. Tak lama giat di film, ia beralih ke
musik. Dunia musik bukanlah asing baginya. Sebelum mengadu nasib di Jakarta,
pada saat berusia 17 tahun di Surabaya Rafiq pernah bergabung dengan kelompok
orkes Melayu Sinar Kemala. Ia kemudan berlabuh di grup lawak Srimulat, tapi ia
tidak melawak melainkan menyanyi.
Pada 1975 dia menikahi Akhtarunninsa dan dikaruniai sebelas
anak. Belakangan, beberapa anak A Rafiq juga mengikuti jejaknya di dunia
hiburan Indonesia, antara lain Fadila A Rafiq dan Fairuz A Rafiq.
Setelah menikah, Rafiq memantapkan diri terjun ke dunia
musik. Langkahnya terjun ke dunia musik adalah keputusan tepat. Nama Rafiq
semakin dikenal. khususnya dalam membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri yang
lebih bernuansa Melayu.
Antara 1977 hingga 1978 adalah puncak kariernya sebagai
penyanyi. Dia semakin dikenal lewat lagu dangdutnya yang berjudul Pengalaman Pertama dan Pandangan Pertama yang menjadi top hit saat itu.
Ditambah dengan gaya Rafiq yang mengadopsi style Elvis Presley yang menjadi
trend anak muda kala itu. Lagunya Pengalaman Pertama juga difilmkan saat itu.
Tak puas menjadi penyanyi dan pemain film, pada 1979 ia
mencoba bermain di film yang ceritanya ia tulis sendiri. Sekaligus
menangani ilustrasi musiknya. Ia juga turut bermain dalam film Cantik (1980) yang juga berdasarkan atas
ceritanya.
Dia juga pernah menjajal profesi sebagai sutradara. Ia
menggarap sinetron drama semi musikal berjudul Si Miskin Bercinta. Penggarapan
sinetron berseri tersebut melibatkan musisi dan penyanyi antara lain, Mansyur
S, Hetty Soenjaya, Jaja Miharja, dan Ira Savira, serta aktris kawakan Mieke
Wijaya.
Sinetron drama semi musikal Si Miskin Bercinta diangkat dari lagu berjudul sama
ciptaan A Rafiq.
Namun ia mengakui lebih mudah menata diri sebagai penyanyi
ketimbang sutradara. Akhirnya ia lebih mengkonsentrasikan dirinya pada musik.
Tercatat lagu-lagu yang pernah di nyanyikannya antara lain Harapan Hampa, Janji, Kisah yang Sedih (OM Sinar Kemala), Pantun Nasehat, Insyaflah (OM Sinar Kemala), Karena Dia, Milikku I, Pantun Jenaka (OM Kelana Ria), Penyesalan, Farida, Milikku II, Munafik.
HIngga akhir hayatnya A Rafiq berhasil menorehkan
tinta emas dalam sejarah musik Indonesia. Karya indahnya akan terus
dikenang. Sebanyak 20 album lagu dan puluhan film layar lebar
diwariskan untuk dunia hiburan tanah air. Selamat jalan kembali di sisi
Sang Khalik, “Elvis Presley…”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar